Fir'aun adalah gelar atau julukan yang diberikan kepada penguasa atau raja yang juga sekaligus menjadi pemimpin dalam urusan agama.
Fir'aun yang disebutkan dalam alquran adalah yang menjadi raja pada zaman nabi isa yang diperkirakan pada masa Ramses II.
Dalam Alquran surat yunus ayat : 90 - 92. selengkapnya
Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".
Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.
Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.
Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.
Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.
Hikmah yang dapat kita ambil dari tiga ayat tersebut adalah diantaranya ucapan fir'aun bahwasanya dia mengimani apa yang diimani oleh kaum bani israil yaitu Allah dan ia pun ingin masuk menjadi islam.Akan tetapi disebabkan karena kesombongannya Allah tidak menerima permohonan tersebut.
Kenapa Allah tidak menerima taubat fir'aun ???
Bukankah Allah maha pengampun dan maha penyayang ??
Pada kalimat terakhir dalam ayat tersebut Allah mengatakan bahwa sangat banyak manusia yang lengah dalam memetik hikmah dan pelajaran dari kisah tentang fir'aun tersebut.
Terbukti ketika masih hidup ,sebelum kematiannya fir'aun sempat minta ampun akan tetapi tidak terima.
Tetapi pelaku tahlilan berani memintakan ampun bagi orang yang sudah mati,bahkan merasa sangat yakin jikalau alquran yang dibacakannya sampai kepada yang sudah mati.Dari mana mereka bisa mengtahui bahwa bacaan alquran mereka sampai pada si mayit ?? Apakah mereka dapat bisikan atau diberitahukan oleh malaikat ???
Padahal didalam Alquran telah berulang-ulang ALLAH mengatakan bahwasanya seseorang hanya akan dibalas sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.
Kenapa Allah tidak menerima taubat fir'aun ???
Bukankah Allah maha pengampun dan maha penyayang ??
Pada kalimat terakhir dalam ayat tersebut Allah mengatakan bahwa sangat banyak manusia yang lengah dalam memetik hikmah dan pelajaran dari kisah tentang fir'aun tersebut.
Terbukti ketika masih hidup ,sebelum kematiannya fir'aun sempat minta ampun akan tetapi tidak terima.
Tetapi pelaku tahlilan berani memintakan ampun bagi orang yang sudah mati,bahkan merasa sangat yakin jikalau alquran yang dibacakannya sampai kepada yang sudah mati.Dari mana mereka bisa mengtahui bahwa bacaan alquran mereka sampai pada si mayit ?? Apakah mereka dapat bisikan atau diberitahukan oleh malaikat ???
Padahal didalam Alquran telah berulang-ulang ALLAH mengatakan bahwasanya seseorang hanya akan dibalas sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.
No comments:
Post a Comment
COMENT PEASE !!!