Wednesday, 29 April 2015

AYAT TENTANG ACARA YAA SIIN an



Bagi sebagian besar masyarakat indonesia,tentu sering mendengar kata2 tersebut.
Kata yaasiin..an berasal dari kalimat awal dari ayat yang terdapat dalam surat yang memiliki nama yang sama dengan kata tersebut yaitu surat YAA  SIIN.


Surat  YAA SIIN merupakan surat dengan nomor urutan ke 36 didalam Alqur’an
Surat Yaasin termasuk surat Makkiyah yang agung. Bilangan ayatnya ada delapan puluh tiga ayat. Ayat-ayatnya pendek dan sangat mengena di hati orang mukmin. Pembahasan utama adalah (seperti) pembahasan surat-surat Makkiyah, berbicara tentang tauhid Uluhiyah dan Rububiyah dan akibat orang-orang yang mendustakannya. Problematika yang menjadi pokok utama dalam surat ini adalah masalah kebangkitan dan dikumpulkan (di hari kiamat).

Pada awalnya kegiatan membaca Alquran adalah suatu perbuatan yang diperintahkan Oleh ALLAH ta’ala kepada semua manusia,agar mereka membaca Alquran yang diturunkan sebagai pedoman untuk keselamatan,baik UNTUK keselamatan hidup di dunia maupun untuk keselamatan hidup di akhirat kelak.
Salah satu fenomena yang terjadi di tengah umat saat ini adalah tradisi membaca surat Yasiin untuk keperluan tertentu seperti tahlil-an dan tujuan-tujuan tertentu lainnya karena keyakinan tentang fadhilah yang terdapat di dalamnya dibandingkan surat-surat al-Qur'an lainnya.
Seperti hadits yang berbunyi ;

Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin dalam suatu malam, maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya dan siapa yang membaca surat Ad-Dukhan pada malam Jum’at maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya.” (Ibnul Jauzi, Al-Maudhu’at, 1/247).
Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin pada malam hari karena mencari keridhaan Allah, niscaya Allah mengampuni dosanya.”
Artinya: “Siapa yang terus menerus membaca surat Yasin pada setiap malam, kemudian ia mati maka ia mati syahid.”
Artinya: “Bacakanlah surat Yasin kepada orang yang akan mati di antara kamu.”
Dan masih banyak lagi hadits2 lainnya yang tak terhitung jumlahnya.
Namun dari semua hadits2 tersebut menurut para ulama derajatnya tidak ada satu pun yang sampai pada tingkatan hadits SHAHIH.

Karena hal inilah yang menyebabkan banyaknya i’tilaf atau petentangan pendapat dari para ulama.
LALU APAKAH YANG MESTI KITA LAKUKAN ???
Sebenarnya seorang muslim dianjurkan membaca al-Qur-an setiap hari dan mengkhatamkan-nya (dari surat al-Fatihah sampai an-Naas, 30 juz) pada setiap pekan, atau setiap 20 hari, atau setiap bulan sekali.atau karena disebabkan oleh sesuatu yang tidak bisa dipahami minimal sekali seumur hidup (kalau memang ga malu,pen) Dan satu huruf dari al-Qur-an yang dibaca men-dapat 10 (sepuluh) ganjaran,dan setiap ganjaran mendapatkan satu kebaikan.

Hal ini diisyaratkan ALLAH dari banyaknya jumlah ayat Alqur’an itu sendiri.
Dalam Alqur’an cetakan MADINAH yang asli atau jumlah ayatnya sebanyak 6236 ayat.
Pada halaman ke 2 terdapat surat alfatihah ,yang berjumlah tujuh ayat diformasikan dalam satu halamn menjadi 6 baris.Sedangkan pada halaman ke 3 adalah surat albaqarah terdiri dari empat ayat pertama surat albaqarah namun tetap di jadikan menjadi 6 baris dalam satu halaman.Sedangkan halaman ke empat mulai dari ayat lima surat albaqarah sampai dengan surat ANNAS setiap halamannya berjumlah
18  baris.Kalau kita ambil kesimpulan ,maka akan terdapat bahwasanya susunan alqur’an adalah 6 baris halaman ke 2 dan halaman ke 3 juga 6 baris. Jadi akan bisa kita dapati bahwasanya dalam susunan halaman satu dan dua terdapat pesan yg mengisyaratkan bahwasanya alqur’an itu terdiri dari 6236 ayat.
Setelah kita dapatkan jumlah ayat alquran yang benar ,maka angka2 tersebut kita pisahkan.
Dari jumlah ayat tersebut lalu kita kelompokkan menjadi dua kelompok yaitu
62 pada kelompok pertama dan 36 pada kelompok ke dua.Kemudian dua kelompok angka tersebut kita nisbat kan kembali pada aslinya yaitu alqur’an itu sendiri.
Angka 62 kita kolaborasikan dengan surat ke 62 dalam alqur’an dan kita dapati surat
AL-JUMU’AH,sedangkan angka 36 akan selaras dengan jumlah baris alqur’an seluruh halamannya disusun dengan formasi 18 baris setiap halamannya mulai dari ayat lima surat albaqarah sampai dengan ayat terakhir surat ANNAS.
Surat AL-JUMU’AH memiliki makna hari jum’at,sedangkan hari JUM”AT adalah merupakan awal hari diciptakan dan sekaligus akhir dari seluruh hari (KIAMAT.pen)

Kesimpulan
Pelajaran yang dapat diambil dari susunan ayat2 alquran tersebut adalah terdapatnya isyarat bahwasanya ALLAH memerintahkan kita untuk selalu membaca alqur’an hari demi hari dan halaman demi halaman selama kita hidup,mulai dari ayat pertama sampai dengan ayat terakhir serta sampai dengan akhir kehidupan itu sendiri 

Kebanyakan kaum muslimin membiasakan membaca surat Yasin, baik pada malam Jum'at ,ketika acara2 tradisi seperti selamatan atau ketika mengawali atau menutup majlis ta'lim, ketika ada atau setelah kematian dan pada acara-acara lain yang mereka anggap penting.
Saking seringnya surat Yasin dijadikan bacaan di berbagai pertemuan dan kesempatan, sehingga mengesankan, Al-Qur'an itu hanyalah berisi surat Yasin saja. Dan kebanyakan orang membacanya memang karena tergiur oleh fadhilah atau keutamaan surat Yasin.
Disebabkan karena kebiasaan msyarakat yg mengkhususkan hari2 tertentu untuk membaca surat YAA SIN maka menjadikannya suatu budaya ditengah masyarakat yang biasa disebut dengan budaya YAASINAN.

Dalam kutipan hadits berikut :
Hadits Al ‘Irbadh bin Sariyah. Di dalamnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"... Sesungguhnya, barangsiapa yang berumur panjang di antara kalian (para sahabat), niscaya akan melihat perselisihan yang banyak. Maka wajib bagi kalian berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah para Khulafa’ur Rasyidun –orang-orang yang mendapat petunjuk- sepeninggalku... ". [HR Abu Dawud dan Tirmidzi] [2] 
Dengan memperhatikan kutipan hadits tersebut,dimana rasulullah telah mengabarkan bahwasnya kan banya bertentangan didalm ISLAM itu sendiri,maka disini saya bukanlah dalam posisi untuk membenarkan suatu pihak,akan tetapi saya hanya mencoba untuk membagi pemahaman tentang persoalan ini dengan merujuk kepada alqur’an yang saya pahami .

{ ANNISA }
 Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

{ AL HUJURAT : 1 }
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 
“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, maka amalan tersebut tertolak” (HR. Muslim no. 1718)


{ Az-Zumar : 23 }
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.

﴾ Al Hijr:90 ﴿
Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah),

﴾ Al Hijr:91 ﴿
(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al Quran itu terbagi-bagi.
ALLAH telah memerintahkan kepada rasulnya yaitu nabi muhammad untuk menyampaikan dan membacakan Alqur’an kepada orang yang hidup.


{ YAA SIIN ; 70 }
supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.

{ IBRAHIM : 52 }  
(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.

{ AL AN’AM : 36 }
Hanya mereka yang mendengar sajalah yang mematuhi (seruan Allah), dan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepada-Nya-lah mereka dikembalikan. 

{ AR RA”DU : 9 }
Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,

{ AL ISRAA’ ;14 }
"Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu".

{YAA SIIN :62 }
Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak memikirkan?.  


{ AL AHZAB :72 }
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.

ALLAH ingin memuliakan manusia melebihi kemulian yang diperoleh oleh para malaikat.
Kemudian ALLAH memberikan amanah untuk dijalankannya  yang berisikan perintah dan larangan.Bagi manusia yang mampu mengenban Amanah tersebut maka dia akan dimuliakan ALLAH melebihi kemuliaan para malaikat,akan tetapi jikalau tak mampu menjalankan amanah tersebut maka akan dihinakan oleh ALLAH melebihi kehinaan binatang yang paling hina di muka bumi.
Tetapi ada sebagian manusia yang membacakan amanah tersebut kepada orang yang sudah jelas jelas tidak bisa mendengar,tidak bisa melihat,tidak berakal,tidak bisa berpikir,apalagi untuk bisa memahami (alias sudah mati,pen),maka dikatakan kepada mereka oleh langit,oleh gunung-gunung dan oleh bumibahwasanya mereka itu sangat dzalim dan bodoh.
Sesungguhnya Nabi Muhammad sudah mengetahui hal ini akan terjadi,sehingga mengadukannya kepada ALLAH dengan mengatakan;

﴾ Al FURQON:30 ﴿
Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan".

{ YUNUS : 65 }
Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka
. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

{ AL BAQARAH :2 }
Kitab (Al Quran) itu tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

{ ANNISAA : 123 }
(Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.

{ An Najm:38 }
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

{ Yaa Siin:54 }
Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan

{ An Najm:39 }
dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,

{ YAA SIIN :12 }
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

Monday, 27 April 2015

Sebab-Sebab Bertambah dan Berkurangnya Iman # 1 - Ustadz Khairullah, Lc

Sunday, 26 April 2015

HADITS TENTANG PENCIPTAAN ADAM DAN KEMIRIPAN ANAK DENGAN AYAH ATAU IBU.

Hadits Bukhari 3079
حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَلَقَ اللَّهُ آدَمَ وَطُولُهُ سِتُّونَ ذِرَاعًا ثُمَّ قَالَ اذْهَبْ فَسَلِّمْ عَلَى أُولَئِكَ مِنْ الْمَلَائِكَةِ فَاسْتَمِعْ مَا يُحَيُّونَكَ تَحِيَّتُكَ وَتَحِيَّةُ ذُرِّيَّتِكَ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ فَقَالُوا السَّلَامُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ فَزَادُوهُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ فَكُلُّ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ آدَمَ فَلَمْ يَزَلْ الْخَلْقُ يَنْقُصُ حَتَّى الْآنَ
Allah mencipta Adam 'alaihissalam yg tingginya enam puluh hasta (tangan kalian) kemudian berfirman: Pergilah kamu & berilah salam kepada mereka para malaikat & dengarkanlah bagaimana mereka menjawab salam penghormatan kepadamu & juga salam penghormatan dari anak keturunanmu. Maka Adam menyampaikan salam: As-Salaamu 'alaikum (salam sejahtera untuk kalian). Mereka menjawab; as-salaamu 'alaika wa rahmatullah (salam sejahtera & rahmat Allah buat kamu) Mereka menambahkan kalimat wa rahmatullah. Nanti setiap orang yg masuk surga bentuknya seperti Adam alaihissalam & manusia terus saja berkurang (tingginya) sampai sekarang

Hadits Bukhari 3080
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَوَّلَ زُمْرَةٍ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ عَلَى أَشَدِّ كَوْكَبٍ دُرِّيٍّ فِي السَّمَاءِ إِضَاءَةً لَا يَبُولُونَ وَلَا يَتَغَوَّطُونَ وَلَا يَتْفِلُونَ وَلَا يَمْتَخِطُونَ أَمْشَاطُهُمْ الذَّهَبُ وَرَشْحُهُمْ الْمِسْكُ وَمَجَامِرُهُمْ الْأَلُوَّةُ الْأَنْجُوجُ عُودُ الطِّيبِ وَأَزْوَاجُهُمْ الْحُورُ الْعِينُ عَلَى خَلْقِ رَجُلٍ وَاحِدٍ عَلَى صُورَةِ أَبِيهِمْ آدَمَ سِتُّونَ ذِرَاعًا فِي السَّمَاءِ
Rombongan pertama yg masuk surga rupa mereka seperti bentuk bulan saat purnama kemudian diikuti oleh rombongan berikutnya yg rupanya bagaikan bintang-bintang yg bercahaya di langit, mereka tak akan pernah membuang air besar di dalamnya, tak kencing, tak meludah & tak pula beringus. Sisir-sisir mereka terbuat dari emas, keringat mereka seharum minyak misik & tempat perapian mereka terbuat dari kayu cendana yg sedemikian wangi. Istri-istri mereka adl bidadari yg dicipta secara bersamaan (sekaligus, satu waktu) bentuk seperti nenek moyang mereka, Adam 'alaihissalam, yg tingginya enam puluh hasta yg menjulang ke langit.

Hadits Bukhari 3081
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ أُمَّ سُلَيْمٍ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي مِنْ الْحَقِّ فَهَلْ عَلَى الْمَرْأَةِ الْغَسْلُ إِذَا احْتَلَمَتْ قَالَ نَعَمْ إِذَا رَأَتْ الْمَاءَ فَضَحِكَتْ أُمُّ سَلَمَةَ فَقَالَتْ تَحْتَلِمُ الْمَرْأَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبِمَ يُشْبِهُ الْوَلَدُ
Ya, jika dia melihat air. Ummu Salamah tertawa lalu berkata; Apakah wanita bermimpi?. Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam menjawab: Ya, lantas karena alasan apa seorang anak bisa mirip orangtuanya?.

Hadits Bukhari 3082
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَامٍ أَخْبَرَنَا الْفَزَارِيُّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ بَلَغَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلَامٍ مَقْدَمُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَأَتَاهُ فَقَالَ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ ثَلَاثٍ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا نَبِيٌّ قَالَ مَا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ وَمَا أَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ وَمِنْ أَيِّ شَيْءٍ يَنْزِعُ الْوَلَدُ إِلَى أَبِيهِ وَمِنْ أَيِّ شَيْءٍ يَنْزِعُ إِلَى أَخْوَالِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَبَّرَنِي بِهِنَّ آنِفًا جِبْرِيلُ قَالَ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ ذَاكَ عَدُوُّ الْيَهُودِ مِنْ الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ فَنَارٌ تَحْشُرُ النَّاسَ مِنْ الْمَشْرِقِ إِلَى الْمَغْرِبِ وَأَمَّا أَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ فَزِيَادَةُ كَبِدِ حُوتٍ وَأَمَّا الشَّبَهُ فِي الْوَلَدِ فَإِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَشِيَ الْمَرْأَةَ فَسَبَقَهَا مَاؤُهُ كَانَ الشَّبَهُ لَهُ وَإِذَا سَبَقَ مَاؤُهَا كَانَ الشَّبَهُ لَهَا قَالَ أَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ الْيَهُودَ قَوْمٌ بُهُتٌ إِنْ عَلِمُوا بِإِسْلَامِي قَبْلَ أَنْ تَسْأَلَهُمْ بَهَتُونِي عِنْدَكَ فَجَاءَتْ الْيَهُودُ وَدَخَلَ عَبْدُ اللَّهِ الْبَيْتَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ رَجُلٍ فِيكُمْ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ قَالُوا أَعْلَمُنَا وَابْنُ أَعْلَمِنَا وَأَخْبَرُنَا وَابْنُ أَخْيَرِنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفَرَأَيْتُمْ إِنْ أَسْلَمَ عَبْدُ اللَّهِ قَالُوا أَعَاذَهُ اللَّهُ مِنْ ذَلِكَ فَخَرَجَ عَبْدُ اللَّهِ إِلَيْهِمْ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ فَقَالُوا شَرُّنَا وَابْنُ شَرِّنَا وَوَقَعُوا فِيهِ
Adapun tanda pertama hari qiyamat adl api yg muncul & akan menggiring manusia dari timur menuju barat. Dan adapun makanan pertama penduduk surga adl hati ikan hiu sedangkan kemiripan seorang anak dgn bapaknya adl apabila sang suami mendatangi istrinya, apabila air mani suami mendahului air mani istrinya berarti akan lahir anak yg mirip dgn bapaknya, sebaliknya apabila air mani istrinya mendahului air mani suaminya maka akan lahir anak yg mirip dgn ibunya. Maka 'Abdullah bin Salam berkata; Aku bersaksi bahwa baginda adl Rasulullah. Kemudian dia berkata lagi; Wahai Rasulullah, orang-orang Yahudi adl kaum yg sedemikian pembohong (menuduh) jika mereka mengetahui keIslamanku ini. Sebelum baginda bertanya mereka, mereka juga telah mendustaiku disisimu. Lalu datanglah orang-orang Yahudi sedang 'Abdullah masuk ke dalam rumah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam berkata:
Bagaimana tanggapan kalian mengenai laki-laki yg bernama 'Abdullah bin Salam di kalangan kalian?. Mereka menjawab; Dia adl orang 'alim kami & putra dari 'alim kami & orang kepercayaan kami putra dari orang kepercayaan kami. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam berkata lagl: Bagaimana pendapat kalian jika 'Abdullah bin Salam memeluk Islam?. Mereka menjawab; Semoga dia dilindungi Allah dari perbuatan itu.
Lalu 'Abdullah bin Salam keluar seraya berkata; Aku bersaksi tak ada ilah yg berhaq disembah selain Allah & aku bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah. Maka mereka berkata; Dia ini orang yg paling buruk diantara kami & putra dari orang yg buruk. Lalu mereka pergi.

Hadits Bukhari 3083
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ يَعْنِي لَوْلَا بَنُو إِسْرَائِيلَ لَمْ يَخْنَزْ اللَّحْمُ وَلَوْلَا حَوَّاءُ لَمْ تَخُنَّ أُنْثَى زَوْجَهَا
Seandainya bukan karena perbuatan Bani Isra'il maka daging tak akan membusuk & seandainya bukan karena Hawa' (istri Nabi Adam alaihissalam) tentu wanita tak akan meng khianati suaminya.

Hadits Bukhari 3084
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ وَمُوسَى بْنُ حِزَامٍ قَالَا حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ مَيْسَرَةَ الْأَشْجَعِيِّ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلَاهُ فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ فَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ
Nasehatilah para wanita karena wanita diciptakan dari tulang rusuk yg bengkok & yg paling bengkok dari tulang rusuk adl pangkalnya, jika kamu mencoba untuk meluruskannya maka dia akan patah namun bila kamu biarkan maka dia akan tetap bengkok. Untuk itu nasehatilah para wanita.

Hadits Bukhari 3085
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَبْعَثُ اللَّهُ إِلَيْهِ مَلَكًا بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ فَيُكْتَبُ عَمَلُهُ وَأَجَلُهُ وَرِزْقُهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فِيهِ الرُّوحُ فَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُ النَّارَ
Setiap orang dari kalian telah dikumpulkan dalam penciptaannya ketika berada di dalam perut ibunya selama empat puluh hari kemudian menjadi 'alaqah (zigot) selama itu pula kemudian menjadi mudlghah (segumpal daging) selama itu pula kemudian Allah mengirim malaikat yg diperintahkan dgn empat ketetapan (dan dikatakan kepadanya), tulislah amalnya, rezekinya, ajalnya & sengsara & bahagianya lalu ditiupkan ruh kepadanya. Dan sungguh seseorang akan ada yg beramal dgn amal-amal penghuni neraka hingga tak ada jarak antara dirinya dgn neraka kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdirnya) hingga dia beramal dgn amalan penghuni surga kemudian masuk surga, & ada juga seseorang yg beramal dgn amal-amal penghuni surga hingga tak ada jarak antara dirinya dgn surga kecuali sejengkal saja, lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdirnya) hingga dia beramal dgn amalan penghuni neraka lalu dia masuk neraka.

Hadits Bukhari 3086
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَكَّلَ فِي الرَّحِمِ مَلَكًا فَيَقُولُ يَا رَبِّ نُطْفَةٌ يَا رَبِّ عَلَقَةٌ يَا رَبِّ مُضْغَةٌ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَخْلُقَهَا قَالَ يَا رَبِّ أَذَكَرٌ يَا رَبِّ أُنْثَى يَا رَبِّ شَقِيٌّ أَمْ سَعِيدٌ فَمَا الرِّزْقُ فَمَا الْأَجَلُ فَيُكْتَبُ كَذَلِكَ فِي بَطْنِ أُمِّهِ
Sesungguhnya Allah Ta'ala menugaskan satu malaikat dalam rahim seseorang. Malaikat itu berkata; Wahai Rabb, sekarang baru sperma, wahai Rabb, segumpal darah, wahai Rabb (sekarang jadi) segumpal daging. Maka bila Allah menghendaki menciptakan janin itu, malaikat itu berkata; Wahai Rabb, laki-laki, wahai Rabb (atau) perempuan, Wahai Rabb sengsara atau bahagia, bagaimana rezekinya, kapan ajalnya. Demikianlah ditulis ketetapannya selagi berada di dalam perut ibunya.
Hadits Bukhari 3087
حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ عَنْ أَنَسٍ يَرْفَعُهُ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ لِأَهْوَنِ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا لَوْ أَنَّ لَكَ مَا فِي الْأَرْضِ مِنْ شَيْءٍ كُنْتَ تَفْتَدِي بِهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَقَدْ سَأَلْتُكَ مَا هُوَ أَهْوَنُ مِنْ هَذَا وَأَنْتَ فِي صُلْبِ آدَمَ أَنْ لَا تُشْرِكَ بِي فَأَبَيْتَ إِلَّا الشِّرْكَ
Seandainya kamu memiliki sesuatu dari kekayaan bumi apakah kamu akan menggunakannya untuk menebus dirimu?. Orang itu menjawab; Ya. Maka Allah berfirman: Sungguh aku dahulu meminta darimu sesuatu yg lebih ringan dari itu, tepatnya saat kamu berada di dalam perut ibumu, yaitu agar kamu tak menyekutukan aku namun kamu enggan & tetap berbuat syirik.

Hadits Bukhari 3088
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الْأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا لِأَنَّهُ أَوَّلُ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ

Tidak satupun jiwa yg terbunuh secara zhalim melainkan anak Adam yg pertama ikut menanggung dosa pertumpahan darah itu karena dialah orang pertama yg mencontahkan pembunuhan.

Saturday, 25 April 2015

HADITS TENTANG SUJUD SAHWI

Sujud sahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan karena lupa di dalam shalat yang dikerjakan sebelum atau sesudah salam. Sepanjang pengetahuan dan sumber yang kami miliki, tidak ada satupun riwayat khusus yang menjelaskan tentang bacaan sujud sahwi. Oleh karena itu, banyak ulama yang menyatakan bahwa bacaan sujud sahwi sama dengan bacaan sujud dalam shalat.

عَنْ عَبْدِ الله بْن بُحَيْنَةَ- وكانَ مِنْ أصْحَاب النبي صلى الله عليه وسلم : أن النَّبيَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى 
بِهمُ الظهْرَ، فَقَامَ فِي الركعَتَينِ

 الأوليين ولم يَجْلس فَقَامَ الناسُ مَعَهُ، حتى إِذَا قضَى الصَّلاةَ وانتظَرَ الناسُ تَسْلِيمَهُ كَبَّر وهُوَ جَالِسٌ، فَسَجَد سَجْدَتَيْنِ قَبْل أنْ يُسَلِّم ثمَّ سَلَّم.

Dari Abdullah bin Buhainah – ia termasuk salah seorang shahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam – : Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat Dhuhur bersama mereka. Lalu beliau berdiri dalam dua raka’at pertama dan tidak duduk (tasyahud). Orang-orang pun berdiri bersama beliau, hingga shalat telah usai dan orang-orang menunggu salam beliau, maka beliau takbir dalam keadaan duduk, lalu sujud dua kali sebelum salam, kemudian beliau salam”.

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata : “Dan hendaklah dia membaca di dalam sujud (sahwi)-nya apa yang dibaca di dalam sujud dalam shalat, karena sujud sahwi tersebut merupakan sujud yang disyari’atkan serupa dengan sujud di dalam shalat” (Al-Mughni 2/432-433, Penerbit Hajar, Cet. 2, Th. 1412 H/1992 M).

Abu Muhammad bin Hazm (Ibnu Hazm) rahimahullah berkata : “Orang yang bersujud sahwi harus membaca di dalam kedua sujudnya : Subhaana rabbiyal-A’laa
 [سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى];
 berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam (yang artinya) : “Jadikanlah ia (bacaan itu) di dalam sujudmu” (Al-Muhalla 4/170, tahqiq Syaikh Ahmad Syakir rahimahullah).

KESIMPULAN ;

1.Wajib melakukan sujud sahwi bagi orang yang lupa dalam shalatnya dan meninggalkan tasyahud awal.

2.Tasyahud awal bukan termasuk rukun shalat. Seandainya ia termasuk rukun, niscaya kekurangan pada tasyahud awal tersebut tidak dapat diganti dengan sujud sahwi. Kewajiban sujud sahwi itu diambil dari dalil-dalil yang lain.

3. Beberapa kali lupa dalam shalat cukup baginya dua kali sujud sahwi saja, karena di sini Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam meninggalkan duduk dan tasyahud sekaligus.

4. Urgensi mengikuti imam, karena Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengakui (tidak menegur) mereka yang tetap mengikuti beliau dan meninggalkan duduk (tasyahud) meskipun mereka mengetahui bahwa imam lupa. Dalam riwayat An-Nasaa’iy, Ibnu Khuzaimah, dan Al-Haakim ditambahkan lafadh:
فَسُبِّحَ بِهِ، فَمَضَى حَتَّى فَرَغَ مِنْ صَلاتِه    ِ
“Mereka bertasbih (untuk mengingatkan imam), namun beliau tetap melanjutkan hingga shalat selesai”.

5. Lupanya imam diikuti oleh makmum, karena mereka meninggalkan tasyahud dengan sengaja. Orang yang sengaja karena meninggalkan kewajiban dalam shalat tidak berlaku padanya sujud sahwi, namun shalatnya itu batal selain dari gambaran yang ada dalam hadits ini.

6. Sujud sahwi semisal keadaan ini dilakukan sebelum salam.

7. Salam setelah dua kali sujud sahwi tidak dipisahkan dengan tasyahud ataupun doa.

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata : “Dan hendaklah dia membaca di dalam sujud (sahwi)-nya apa yang dibaca di dalam sujud dalam shalat, karena sujud sahwi tersebut merupakan sujud yang disyari’atkan serupa dengan sujud di dalam shalat” (Al-Mughni 2/432-433, Penerbit Hajar, Cet. 2, Th. 1412 H/1992 M).

Abu Muhammad bin Hazm (Ibnu Hazm) rahimahullah berkata : “Orang yang bersujud sahwi harus membaca di dalam kedua sujudnya : Subhaana rabbiyal-A’laa 
[سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى];
 berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam (yang artinya) : “Jadikanlah ia (bacaan itu) di dalam sujudmu” (Al-Muhalla 4/170, tahqiq Syaikh Ahmad Syakir rahimahullah).


BAROKALLAHU......

Friday, 24 April 2015

CARA MENGHILANGKAN SIFAT GAMPANG LUPA

Allah berfirman :

إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ

"Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya"(QS Al-'Adiyaat : 6)

Al-Hasan rahimahullah berkata :

هُوَ الَّذِي يَعُدُّ الْمَصَائِبَ، وَيَنْسَى نِعَمَ رَبِّهِ.

Yaitu orang yang menghitung-hitung musibah (yang sedikit-pen) dan melupakan kenikmatan-kenikmatan Robnya (yg telah banyak diberikan kepadanya-pen) (Tafsir Ibnu Katsir 8/467)

Akan terlihat hakikat kita sesungguhnya tatkala kita ditimpa musibah, apakah kita termasuk كَنُوْد (ingkar) ? Atau termasuk sabar (yang tidak lupa dengan karunia-karunia Allah sehingga menjadikan kita lebih sabar dalam menerima keputusan Allah)?

Musibah yang menimpa kita hanyalah sesekali, sementara kenikmatan terus tercurah kepada kita tiada hentinya dengan berbagai macam modelnya. Namun demikianlah karena kurang kuatnya iman sebagian kita sehingga tatkala terkena musibah yang diingat-ingat hanyalah beratnya musibah tersebut, sementara anugerah dan karunia Allah terlupakan…

Contoh kecil :

-         Ada yang mobilnya mogok, maka iapun mengeluh sejadi-jadinya, ia lupa bahwa mobilnya mogok hanya sekali-sekali, selama ini sekian ribu kilo meter mobilnya jalan dengan baik tanpa halangan.

-         Ada yang uangnya hilang, iapun marah dan mengeluh, padahal selama ini uang yang Allah berikan kepadanya tidak pernah hilang, namun ini semua terlupakan, yang diingat hanya uangnya yang hilang tersebut.

-         Ada yang tubuhnya sakit, lalu iapun mengeluh dan tidak sabar, padahal puluhan tahun Allah menjadikan tubuhnya sehat, lantas apakah sakit yang sebentar tersebut membuatnya lupa dengan kesehatan puluhan tahun lamanya?

-         Ada yang mengalami kegagalan, maka iapun marah, padahal kegagalan tersebut hanya sesekali, dan bisa jadi sekali saja. Sementara kemudahan dan keberhasilan sudah sering ia raih, namun terlupakan karena kegagalan tersebut.

-         Yang lebih berat, adalah ada yang anaknya meninggal karena sakit atau sebab yang lainnya. Maka iapun meronta dan menangis sejadi-jadinya dengan mengangkat suara, seakan-akan protes dengan keputusan Allah. Ia lupa bahwasanya Allah telah banyak memberikan kepadanya banyak anak, dan yang lainnya dalam kondisi sehat wal afiyat.

Jika kita terkena musibah maka berusahalah mengingat kebaikan-kebaikan Allah kepada kita, sehingga hal ini akan meringankan beban musibah kita dan kita tetap berhusnuzon (berbaik sangka) kepada Allah.

As-Suddiy rahimahullah berkata :

"Daging nabi Ayub berjatuhan (karena sakit parah) maka tidak tersisa di tubuhnya kecuali urat dan tulang. Istrinya mengurusnya dan membawakan makanan diletakan di sisi nabi Ayub. Maka istrinya berkata tatkala lama sakitnya nabi Ayub : "Wahai Ayub, kenapa engkau tidak berdoa kepada Robmu untuk menghilangkan sakitmu?" Maka nabi Ayub 'alaihis salam berkata, "Aku telah hidup selama 70 tahun dalam kondisi sehat, maka bukankah perkara yang sedikit karena Allah jika aku bersabar karena-Nya 70 tahun pula? (Tafsir Ibnu Katsir : 5/360)

Disebutkan bahwa nabi Ayub sakit selama 7 tahun atau 18 tahun –sebagaimana disebutkan dalam buku-buku tafsir-, maka bagi beliau itu ringan dibandingkan kenikmatan kesehatan yang Allah telah berikan kepadanya selama 70 tahun.

Demikianlah mengingat-ingat kenikmatan menjadikan musibah terasa lebih ringan. Wallahu A'lam bis-showab.
Kota Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-, 06-05-1436 H / 26-02-2015 M
Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja
www.firanda.com

CARA MENDAPATKAN ANAK YANG BERBAKTI


"Pamanku, kakak ayahku adalah seorang yang sangat berbakti kepada ayahnya. Pada suatu hari –seperti kebiasaannya- ia menyiapkan sendal/sepatu dan memakaikan sendal ke kedua kaki ayahnya. Namun pada saat itu, ada sesuatu hal yang lain yang tidak biasa dilakukan oleh pamanku. Tatkala ia memakaikan kedua sendal/sepatu ke kedua kaki ayahnya, pamanku terus memandang wajah ayahnya sambil memakaikan kedua sendalnya. Maka sang ayahpun tertegun, dan berkata bahkan menghardiknya, "Kenapa engkau memandangku terus?". Maka pamanku –yang tatkala itu masih muda belia dan belum menikah- berkata : "Wahai ayahanda, aku ingin puas memenuhi kedua mataku dengan memandang wajahmu…"

Mendengar jawaban pamanku maka sang ayah langsung sujud syukur seketika itu juga lalu mendoakan agar Allah memberkahi pamanku, memberkahi hartanya, dan anak keturunannya.

Sekarang pamanku masih hidup, sedangkan ayahku sudah meninggal, padahal pamanku lebih tua dari ayahku. Pamanku setelah itu menikahi 4 orang wanita, dan dianugrahi 29 anak laki-laki, anak perempuan entah berapa. Dan rizkinya dilapangkan oleh Allah ta'ala.

Jika pamanku membeli makanan di kios, selalu ia membeli sayuran berkarton-karton, membeli roti berdos-dos, membeli sesuatu dalam jumlah yang banyak. Sehingga pemilik kios kaget melihat pamanku, seakan-akan ia mau menyiapkan makanan untuk orang sekampung?!. Ini semua karena pamanku adalah keluarga yang sangat besaaar…!

Anak lelaki yang paling kecil seumuran denganku (yaitu sekitar 45 tahunan). Yang menakjubkan, seluruh anak-anaknya berbakti kepada pamanku".

Demikianlah tuturan sahabatku, mengingatkan kepada kita bahwa berbakti bukan hanya kepada ibu, ayahpun memiliki hak yang besar untuk kita berbakti. Semoga Allah menjadikan kita anak-anak yang berbakti, dan menjadikan anak-anak kita kelak juga berbakti kepada kita.

AYAT TENTANG MALAIKAT

MENGENAL SIFAT MALAIKAT


Sebagai orang yang beriman kita diwajibkan untuk meyakini bahwa malikat itu memang benar benar ada,dan keyakinan itu merupakan salah satu syarat dalam beriman kepada ALLAH,tentunya apa yang kita imani harus kita kenali, agar apa yang kita ucapkan sejalan dengan apa yang kita perbuat,sehingga kita tidak salah dalam dalam menjalani keimanan itu sendiri,mudah2an apa yang saya tulis kan ini bisa sedikit menambahkan pemahaman kita terhadap para malaikat,amin.

Sifat sifat malaikat menurut alqur'an;


# Malaikat memiliki sayap ;


Surat faathir ayat ;1.
35:1
Segala puji bagi Allah pencipta langit dan bumi.Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap,masing-masing (ada yang)dua,tiga dan empat.Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya AllahMaha Kuasa atas segala sesuatu.

Surat Al-Mursalat ayat;1 dan 2.
1- Demi (malaikat) yang di utus untuk membawa kebaikan.
Surat Al-Mursalat Ayat 2
2- Dan (malikat2) yang terbang dengan kencangnya.

# MALAIKAT TIDAK MAKAN DAN MINUM.

Surat Adz Dzaariyaat ayat ;
51:27
27.Lalu dihidangkan kepada mereka.Ibrahim berkata:"Silakan  kamu makan"
51:28
28.(Tetapi mereka tidak mau makan),karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka.Mereka berkata:"janganlah kamu takut",dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang Alim (Ishak).

# MALAIKAT BUKAN LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN

Surat Ash Shaffat ayat ;
37:150
150.Dan apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan (nya)?.

Surat Az Zukhfuf ayat;
43:19
19.Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaika-malaikat itu? Kelak akan dituliskan persaksian mereka dan mereka akan dimintai pertanggung-jawaban.

 # MALAIKAT TIDAK LETIH DAN TIDAK BERHENTI BERTASBIH

Surat Al Anbiyya ayat ;
21:19
19.Dan kepunyaan-Nya-lah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.

21:20
20.Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.

Surat Al Fussilaat ayat ;
41:38
38.Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu.

Surat At tahrim ayat ;
Surat At-Tahrim Ayat 6
6.Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

# PARA MALAIKAT DIHADAPAN ALLAH BERDIRI DENGAN BER SAF-SAF

Surat Ash shafaat ayat ;
37:1
1.Demi (rombongan) yang ber shaf-shaf dengan sebenar-benarnya,
Surat Al-Fajr Ayat 22
22.dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris.

# PARA MALAIKAT TIDAK PERNAH MENDURHAKAI ALLAH

Surat Al Anbiyya ayat ;
21:26

26.Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak", Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan,
21:27
27.mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.

Surat Al An'am ayat ;
Surat Al-An'am Ayat 61
61.Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.


# PARA MALAIKAT MEMIKUL AR'RSY

Surat Al Haaqqah ayat ;
Surat Al-An'am Ayat 61
17.Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.


# PARA MALAIKAT MENULIS AMALAN ANAK ADAM

Surat Al Infittar ayat ;
Surat Al-Infithar Ayat 10
10.Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
Surat Al-Infithar Ayat 11
11.yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),
Surat Al-Infithar Ayat 12
12.mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Surat Al Qaf ayat ;

50:17

17.(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.

50:18

18.Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.

Surat Al Muntafiffin ayat ;

Surat Al-Muthaffifin Ayat 19
19.Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu?

Surat Al-Muthaffifin Ayat 20
20.(Yaitu) kitab yang bertulis,



# PARA MALAIKAT PENCABUT NYAWA

Surat As Sajdah ayat ;

32:11
11.Katakanlah: "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan".

Surat An Nahl ayat ;

16:32
32.(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun'alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan".

Surat Al Anfal ayat ;


8:50
50.Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri).

Surat Muhammad ayat ;

47:27
27.Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat mencabut nyawa mereka seraya memukul-mukul muka mereka dan punggung mereka?

Surat AL An'am ayat ;
Surat Al-An'am Ayat 61
61.Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.

Surat Al A'raaf ayat ;
7:37
37.Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka". Allah berfirman: "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui".


# PARA MALAIKAT DIHARI KIAMAT DATANG DALAM NAUNGAN          AWAN

Surat AlBaqarah ayat ;
Surat Al-Baqarah Ayat 210
210.Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan, dan diputuskanlah perkaranya. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan. 


# PARA MALAIKAT JUGA AKAN MATI 

Surat Az Zumar ayat ;
39:68
68.Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).


# PARA MALIKAT PUN BERTASBIH

Surat Az Zumar ayat ;
39:75
75.Dan kamu (Muhammad) akan melihat malaikat-mmlaikat berlingkar di sekeliling 'Arsy bertasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".

Surat Fushshilat ayat ;
41:38
38.Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu.


Jazzakumullah...semoga manfa'at... 

PALING BANYAK DILIHAT