Thursday, 7 January 2016

HUKUM MERAYAKAN TAHUN BARU

TAHUN MASEHI
Kenapa disebut tahun MASEHI ?
Kata MASEHI berasal dari bahasa arab  Al Masih ( حلمسي ا ) yang bermakna;
’membasuh”,”mengusap”,”membelai”.
Dalam bahasa Yahudi (ibrani) “Mesias”atau “Mesiah” , bermakna “mengurapi”
Dalam bahasa Latin penanggalan ini disebut "Anno Domini" (disingkat AD yang berarti "Tahun Tuhan") .
Dalam bahasa Inggris pada zaman modern muncul istilah Common Era yang disingkat "CE" (secara harfiah berarti "Era christ"), sedangkan waktu sebelum tahun 1 dipakai istilah "Before Christ" yang disingkat BC (artinya sebelum [kelahiran] Kristus) atau Before Common Era yang disingkat "BCE" (Before Era Christ ).
Awal tahun Masehi merujuk kepada tahun yang dianggap sebagai tahun kelahiran Nabi Isa Al-Masih (Yesus Kristus atau dalam bahasa (YAHUDI)Ibrani: "Yesua ha-Masiah") karena itu kalender ini dinamakan menurut Yesus atau Masihiyah (Mesias).
Penghitungan kalender ini dimulai oleh seorang biarawan bernama Dionysius Exiguus (atau "Denis Pendek") dan mula-mula dipergunakan untuk menghitung tanggal   Paskah (Computus) berdasarkan tahun pendirian Roma.
Tradisi perayaan tahun baru ini pada HAKEKATNYA bagi YAHUDI  dan NASRANI adalah,
 merayakan TAHUN KELAHIRAN YESUS KRISTUS.

Dalam Alquran ALLAH berfirman;
ALBAQARAH 120
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka....
(“mereka membiarkan orang mengaku muslim,akan tetapi ritualnya milik yahudi dan nasrani’,pen)
... Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)".
Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (ALLAH akan mengunci mati
 Ali Imran:118 ﴿Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang biawak (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669). 


No comments:

Post a Comment

COMENT PEASE !!!

PALING BANYAK DILIHAT